Import Data Siswa ke PAS ( Paket Aplikasi Sekolah )

Import data di PAS ( Paket Aplikasi Sekolah ) untuk SMA adalah sesuatu yang menurut saya sangat sulit untuk di lakukan walapun di situ sudah di sediakan firur atau menu untuk Import data.

Sudah tidak terhitung berapa kali saya mencoba untuk bisa men-Import data dalam hal ini data siswa, karena selama ini kita kebanyakan sudah mempunyai data dalam bentuk Ms Excel, kalau harus menginputkan satu persatu akan sangat membuang waktu.

Mencari tutorial untuk Import Data di PAS juga sangat minim. Manual dari bawaaan PAS juga tidak detail. Dalam hal ini tidak di sebutkan langkah – langkah secara urut.

Akhir ketemu dengan Rekan Bapak Sriyanta, S.Si yang menulis di blog -nya untuk tutorial Import data di PAS. Yang selama ini tidak saya temui adalah data yang akan kita Import harus kita samakan dengan kebutuhan PAS. Dalam hal ini mungkin tidak banyak tutorial yang menyebutkan bahwa file *.csv yang akan kita Importkan lebih dulu dibuka di Notepad atau Wordpad untuk melihat perbedaan data yang akan kita masukan. Untuk lebih lengkapnya langkah yang sama gunakan seperti di bawah ini :

  1. Persiapkan data siswa yang kita punya misalnya di Ms Excel
  2. Posisikan kolommnya sama dengan contoh data yang ada di direktori PAS (contoh data)
  3. Format tanggal di sesuaikan dengan yang di minta PAS (“mm/dd/yyy”)
  4. Setelah proses ini selesai simpan filenya dalam bentuk *.csv
  5. Buka file *.csv bawaan dari PAS (contoh data).
  6. Buka juga file *.csv yang telah kita buat.
  7. Lihat perbedaan pada kolom RT,RW,Kodepos, dan kolom angkatan.
  8. Setelah semua sudah sesuai dengan *.csv yang dari contoh data, maka kita bisa langsung mencoba melakukan Import data di PAS melalui menu Import data yang sudah ada.

Seting WAP Linksys Model : WAP54G

Untuk kebutuhan koneksi internet di lingkungan kantor maka saya dan rekan – rekan di divisi IT memutuskan untuk membeli WAP Linksys model WAP54G. Perangkat ini satu – satunya di kantor, karena sebeumnya yang biasa kami pakai adalah Linksys WRT54GS. Untuk hal yang baru ini saya juga belum banyak tau bagaimana cara seting ….. 😦

Di dalam paket pembeliannya di sertakan :

– WAP54G

-LAN cable

-Adaptor

-CD

Dengan berbekal pengalaman untuk seting WRT54GS, maka segera saya masukan adaptor ke stopkontak, kemudian LAN cable ke port yang tersedia di Linksys WAP54G (disitu tersedia 1 port) dan kemudian saya konekkan ke Laptop yang mau saya pake untuk seting …….

Ternyata masalah muncul di sini …….

Setalah di cek di koneksi ke WAP-nya sudah terhubung tetapi laptop saya tidak mendapatkan IP seperti biasanya.  Di coba berulang – ulang tetap tidak bisa akhirnya ……

Harus ke Paman Google untuk minta tolong menurunkan ilmunya kepada saya …..

Akhirnya setelah beberapa saat mencari akhirnya ketemu juga  ……

Begini cara untuk seting Linksys WAP54G :

  1. Kita reset dulu (untuk memastikan setingan kembali ke default) dengan cara menekan tombol di belakang perangkat.
  2. Ubah konfigurasi di koneksi jaringan di Laptop kita yang akan kita gunakan untuk koneksi ke WAP54G, untuk konfigurasinya IP = 192.168.1.10 (untuk angka 10 bisa anga ganti asalkan bukan 245 dan 255) yang lain silahkan menyesuaikan.
  3. Hubungkan kabel dari WAP54G ke Laptop,
  4. Coba cek koneksi dengan  Ping ke 192.168.1.245
  5. Kalau test koneksi tadi sudah berhasil maka di lanjutkan ke browser
  6. Buka browser masukan ULR = 192.168.1.245 akan muncul dialog Username dan Password, kosongkan username dan isikan “admin” pada kolom password.
  7. Dan akhirnya kita bisa masuk ke halaman setup untuk WAP54G.
  8. Silahkan di masukan konfigurasi sesuai dengan konfigurasi di jaringan kita.

Setelah sukses mengkonfigurasi WAP54G, kini saatnya untuk mencoba terhubung dengan perangkat tersebut dan browsing ke Internet menggunakan perangkat tsb.

Ternyata ……………… gagal …………………………..

Harus mencoba – coba lagi  …………………………..

Ternyata untuk terhubung ke jaringan internet kita menggunakan Linksys WAP54G. Karena di konfigurasi saya menggunakan static IP maka ketika akan terhubung dengan perangkat tersebut dan bisa konek ke internet maka kita harus merubah setingan pada jaringan WIFI kita ke static IP.

Akhirnya sukses juga mengkonfigurasi Linksys WAP54G

Memperbesar Storage pada O2 XDA II dengan WM 6.1

O2 XDA II ketika di Upgrade ke WM 6.1 storage tersisa 15 MB.  Sisa tersebut akan terus berkurang ketika saya install beberpa software untuk PDA. Walaupun ketika install di arahkan ke external storage tetep saja internet storage terus berkurang, tinggal 1 mb dan kalau saya tambahkan untuk install software lagi maka System akan memberikan peringatan error karen storage low ………

Browsing mencari solusi untuk memperbesar storage ………..

Ngobrol dengan teman yang sudah lama malang – melintang di dunia PDA memberikan saran untuk mencari Tool yang di gunakan untuk partisi storage kita di O2 XDA II. Proses yang di sarankan adalah :

1. Downgrade dari WM 6 ke WM 2003

2. Unlock ExRom

3. Buat partisi baru di storage

4. Upgrade kembali ke WM 6

Saya sebenarnya sudah mantep untuk menggunakan metode di atas, tetapi setelah saya mencari solusi di forum :

http://forum.xda-developers.com

akhirnya ketemu salah satu posting mengenai hal ini ada di

http://forum.xda-developers.com/archive/index.php/t-332215.html

Lebih lengkapnya seperti di bawah ini :

As people keep asking over and over… I’ll remind you all the procedure of joining your ExtROM with a storage space, giving you as much storage, as 30.53 MB 😀

First, you have to download ExtROM Unlocker, install it on your device’ storage (not on SD card, nor on RAMDisk!). This will give you 4 shortcuts in Programs folder:

– unhide ExtROM
– hide ExtROM
– unlock ExtROM
– lock ExtROM

First, choose “Unhide ExtROM” and perform a soft reset. After that, choose “Unlock ExtROM”. Perform a soft reset.

Now, get HimaDOCTool. Run it, and do a DOC (disk-on-chip) format.

Then, hard reset. Generally it should be enough, but you’ll be safier if you will do it this way:

1. Hold Camera and Record button and press reset. Hold it a while, until you’ll see three options at the top. Choose:

* Enable KITL: No
* Clean Registry Hive: Yes
* Format Storage: Yes

You can walk between them and change with Camera and Record buttons.

And press Action on your DPad.

Voila 😀

Attention!:

Ather90 developed an UI (user interface) for above apps, which gives you a lot easier progress with this task. All the info about its usage is contained on the first page of this application.

http://img3.freeimagehosting.net/uploads/th.533b46fa3a.jpg (http://img3.freeimagehosting.net/image.php?533b46fa3a.jpg)

Attached Files

File Type: cab ExtROM_Unlocker.cab (30.8 KB, 4080 views)
File Type: zip Hima_DOC_Tool_1.0.zip (3.1 KB, 3335 views)
File Type: cab ather90 Hima DOC Partitioner.cab (74.7 KB, 1343 views)

Setelah membaca salah satu postingan dari utak3r maka saya segera mendownload semua kebutuhan untuk memperbesar storage di XDA II menjadi 30.53.

Untuk proses nya seperti dibawah ini :

1. Install ExtROM_Unlocker.cab di internal storage

2. Jalankan program ini dan pilih UnHide ExROM klo ada pilihan restart pilih YES, kemudian setelah itu pilih UnLock ExROM.

3. Setelah restart jalankan “HimaDOCTool.exe” , jalankan ather90 Hima DOC Partitioner setelah itu jalankan hardreset dengan menekan tombol “Kamera + Record + Reset”.

Setelah semua proses saya ikuti, dan saya cek di “Memory” sekarang sudah 30.53 MB,

Double SIM di O2 XDA II

Akhir – akhir ini perang tarif untuk GPRS atau DATA di Operator semakin beragam, Operator yang selama ini saya pake (Kartu Hallo) di tunggu tarifnya gak turun – turun, sampe sekarang masih MAHAL (5 Rp/kb) sedangkan operator GSM lainya sudah mulai menerapkan tarif 1 rp/kb.

Dengan adanya perbedaan tarif yang lumanyan besar itulah maka saya akhirnya mempunyai dua SIM. Satu yaitu kartu (Nomor ) saya yang lama dengan tarif internet Mahal, dan yang satunya saya memutuskan untuk membeli IM3 (kartunya anak muda) yang tarif Internetnya lumayan murah.

Dua SIM tersebut membuat saya harus bongkar pasang bateri di PDA saya (O2 XDA II), ketika mau Internetan maka SIM yang kedua yang saya pasang. Terasa merepotkan juga harus gonta ganti kartu dengan bongkar baterai.

Akhirnya saya berburu double SIM Adapter di Counter HP di Jogja, setiap counter HP yang saya datangi selalu mengatakan tidak ada Double SIM untuk PDA tidak ada. Akhirnya saya coba membeli double SIM adapter untuk Nokia 8310 dengan kabel panjangnya.

Setelah saya coba pasang dua SIM saya dan bateri PDA-nya mulailah saya berdebar menunggu proses boot O2 XDA II-nya. Dan akhirnya SIM yang kedua yang terbaca. Tetapi setelah saya reboot akhirnya sukses nya double SIM yang saya pasang bisa berganti aktif dengan cara di reboot.

Sekarang untuk berganti SIM untuk keperluan saya tidak perlu bongkar casing dan baterai lagi.